To Literature~poetry - Endah Permata



POETRY

1. What is poetry? Based on your opinion

Answer : 

Poetry is a literary work to convey a message through a written pattern with rhythm, and composers of verses and lines whose language looks beautiful and full of meaning.

2. What are genres of English Poetry? give an example of each genres

Answer :

Narrative poetry, Dramatic poetry, Lyric poetry

- Narrative poetry



The Iliad by Homer

Sing, Goddess, Achilles' rage,

Black and murderous, that cost the Greeks

Incalculable pain, pitched countless souls

Of heroes into Hades' dark,

And left their bodies to rot as feasts

For dogs and birds, as Zeus' will was done.

Begin with the clash between Agamemnon-

The Greek warlord - and godlike Achilles.


- Dramatic poetry




A beginning


There is a part inside of me Which wants to carry on Take the bones of survival Into the dawn Though I am broken inside And yearn for a happier life So , as a new morning arrives I pile up all my passions and dreams Cumbersome as they might feel I bring down all my negativity And the awful times Piece by piece , I accumulate All the broken parts of my heart Start on a new journey into life!


- Lyric poetry


A Dream of Fair Women 

by : Lord Tennyson

“I READ, before my eyelids dropt their shade,
⁠”The legend of Good Women,” long ago
Sung by the morning star of song, who made
⁠His music heard below;

Dan Chaucer, the first warbler, whose sweet breath
⁠Preluded those melodious bursts that fill
The spacious times of great Elizabeth
⁠With sounds that echo still.”


3. What are genres of Indonesian Poetry? give an example of each genres

Answer :

balada, himne, romansa, ode, epigram, elegi, dan satire.





- Balada



Balada Orang-orang Tercinta
Karya: W.S. Rendra

Kita bergantian menghirup asam

Batuk dan lemas terceruk
Marah dan terbaret-baret
Cinta membuat kita bertahan
dengan secuil redup harapan

Kita berjalan terseok-seok
Mengira lelah akan hilang
di ujung terowongan yang terang
Namun cinta tidak membawa kita
memahami satu sama lain

Kadang kita merasa beruntung
Namun harusnya kita merenung
Akankah kita sampai di altar
Dengan berlari terpatah-patah
Mengapa cinta tak mengajari kita
Untuk berhenti berpura-pura?

Kita meleleh dan tergerus
Serut-serut sinar matahari
Sementara kita sudah lupa
rasanya mengalir bersama kehidupan
Melupakan hal-hal kecil
yang dulu termaafkan

Mengapa kita saling menyembunyikan
Mengapa marah dengan keadaan?
Mengapa lari ketika sesuatu
membengkak jika dibiarkan?
Kita percaya pada cinta
Yang borok dan tak sederhana
Kita tertangkap jatuh terperangkap
Dalam balada orang-orang tercinta



-Himne







Doa
Karya: Chairil Anwar

kepada pemeluk teguh

Tuhanku
Dalam termangu
Aku masih menyebut nama-Mu

Biar susah sungguh
mengingat Kau penuh seluruh

caya-Mu panas suci
tinggal kerdip lilin di kelam sunyi

Tuhanku

aku hilang bentuk
remuk

Tuhanku

aku mengembara di negeri asing

Tuhanku
di pintu-Mu aku mengetuk
aku tidak bisa berpaling


- Romansa






CINTA DALAM DIAM

Lorna D.A

Memandangmu dari jauh
Hanya itu yang bisa kulakukan
Berharap kau peka
Berharap kau sadar
Berharap kau mengerti perasaan ini
Meski ku tak pernah mengatakannya
Ataupun memberimu kode
Karena ku hanya lelaki sederhana
Yang berada diantara orang-orang yang menyukaimu
Apa yang akan kulakukan dengan perasaan ini??
Jawabannya adalah
Ku akan menjaganya
Meski tak ada kepastian yang meyakinkanku
Namun ku percaya
Cinta ini begitu tulus
Hanya Untukmu

- ode



Ode I
Karya: Toto Sudarto Bahtiar

katanya, kalau sekarang aku harus berangkat
kuberi pacarku peluk penghabisan yang berat
aku besok bisa mati, kemudian diam-diam
aku mengendap di balik sendat kemerdekaan dan malam
malam begini beku, dimanakah tempat terindah
buat hatiku yang terulur padamu megap dan megah
O, tanah
tanahku yang baru terjaga

malam begini sepi dimanakah tempat yang terbaik
buat peluru pistol di balik baju cabik
0, tanah di mana mesra terpendm rindu
kemerdekaan yang mengembara kemana saja

ingin aku menyanyi kecil, tahu betapa tersandarnya
engkau pada pilar derita, megah napasku di gang tua
menuju kubu musuh di kota sana
aku tak sempat hitung langkahku bagi jarak

mungkin pacarku kan berpaling
dari wajahku yang terpaku pada dinding
tapi jam tua, betapa pelan detiknya kudengar juga
di tengah malam yang begini beku

teringat betapa pernyataan sangat tebalnya
coretan-coretan merah pada tembok tua
betapa lemahnya jari untuk memetik bedil
membesarkan hatimu yang baru terjaga

Kalau serang aku harus ergi, aku hanya tahu
kawan-kawanku akan terus maju
tak berpaling dari kenangan pada dinding
O, tanah dimana tempat yang terbaik buat hati dan hidupku


-Epigram




Pagi
Chairil Anwar

jangan biarkan sekuntum bunga itu
layu sebelum matahari membelainya
dengan menggemakan semburat jingga
ultra dalam irama nuansa cinta-semesta

lihatlah bagaimana alam begitu perkasa
memainkan peran-Nya
dalam rindu-dendam yang terbungkus
kasih sayang memberi semburat
makna seribu pesona


-Elegi






Anakku

Kamu datang mengintai di hidupku
Kamu datang menampakan wajahmu
Namun sekejap mata itu kamu tutup
Memandang terang anak tidak suka.

Mulut kecil tiada kau buka,
Tangis teriakmu takkan diperdengarkan
Alamat hidup wartakan suka,
Kau diam, anakku, kami kau diundang.
Sedikitpun matamu tak mengerling,
Memandang ibumu sakit berguling
Matamu udara tidak bercucuran,
Tinggalkan ibumu tak berpenghiburan.
Kau diam, diam, kekasihku,
Tak kau katakan barang pesanan,
Akan penghibur duka dari dadaku,
Kekasihku, anakku, Mengapa kian?

Sebagai anak melalui kantor pusat,
Akan rumah kami berdua,
Tak anak tak insyaf sakit,
Yang diderita orang tua.

Tangan kecil lemah tergantung
Tak diangkat memeluk ibumu,
Menyapu dadanya, menyapu jantung,
Liburkan kemenangan, sayangkan ibumu.

Selekas anaknda datang,
Selekas anaknda pulang,
Tinggalkan ibu sakit terlintang,
Tinggalkan bapa sakit mengenang.

Selamat datang anaknda kami,
Selamat jalan kekasih hati.

Anak kami Tuhan berikan,
Anak kami Tuhan panggilkan,
Hati kami Tuhan hiburkan,
Nama Tuhan kami pujikan


- Satire






Jangan Ganggu Kesetiaanku
Oleh: Iringan Bayu Senja

Jangan hunuskan senyum manismu untukku..
Sebab kutahu itu hanya bernilai semu..
Jangan hujamkan lirikan mata elangmu padaku..
Sebab ku tau itu juga bernilai palsu..

Jangan pula kau lebarkan tawamu untukku..
Sebab kutahu itu juga hanya basa basimu..
Jangan kau tawarkan apapun padaku..
Sebab itu hanya kan sakiti orang terkasihmu..

Sedang aku, jikapun yang kau tawarkan berasal dari hatimu.
Maka tetap saja aku tak akan mau..
Aku menjadikan kehidupan kasihku atas dirimu..

Berlalulah dan biarkan peradaban waktu..
Menjawab semua maumu..
Aku sudah setia tapi kau masih selingkuh juga



Reference :

https://ladangsastravocstenmlg.wordpress.com/2017/09/30/teori-dan-genre-puisi-indonesia/

https://www.ilmubahasainggris.com/pengertian-contoh-dan-jenis-poem-puisi-dalam-bahasa-inggris-beserta-artinya/

https://www.halleykawistoro.com/2019/06/3-genre-puisi-indonesia-sebagai.html?m=0

Komentar

Postingan populer dari blog ini

FUNGSI PAGE BREAK MS OFFICE WORD 2013

Danau Tahai and Arboretum

Microsoft Publisher